Pada bulan April 2012 di Kota Palu terjadi inflasi sebesar 0,16 persen, dengan indeks dari 135,20 pada Maret 2012 menjadi 135,41 pada April 2012. Pada tingkat nasional, dari 66 kota pantauan, 52 kota mengalami inflasi dan 14 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Pangkal Pinang 1,76 persen dan terendah terjadi di Bengkulu 0,03 persen. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Tarakan -0,51 persen dan terendah terjadi di Banjarmasin -0,01 persen.
Inflasi terjadi karena adanya kenaikan indeks pada Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau sebesar 1,08 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar 0,83 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga sebesar 0,01 persen, dan Kelompok Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan sebesar 0,08 persen. Sementara deflasi/penurunan indeks terjadi pada Kelompok Bahan Makanan sebesar -0,96 persen dan Kelompok Sandang sebesar -0,39 persen. Sedangkan Kelompok Kesehatan tidak mengalami perubahan indeks.
Laju inflasi tahun kalender (April 2012) sebesar 0,71 persen, sementara laju inflasi “year on year” (April 2012 terhadap April 2011) sebesar 4,19 persen.